Untuk terakir kalinya

Hari terakir untuk belajar, rasanya lega . tapi masih tersimpan rasa penasaran jawaban kelulusan. Terakir kalinya jadi gak mau berpisah sama temen temen. Awalnya , ompey, tebo , gw sama rendy mau ke pasar senen trus langsung ke Ancol. Tapi eh ternyata ujab besar, dan akhirnya gagal untuk pergi kesana. Pas ujan reda akhirnya kita makan di Sushiya. Rasanya tuh enak banget, kita makan rame-rame, ketawa bareng sedikit gosip. Semua menutup rasa lelah ketika uas. Pas pulang , gw pulang sendiri, dan gw bingung untuk pulang. Karena gak tau naik angkot apa, gw asal naik angkot. Dan ternyata itu muter2.Dan akhirnya , tiba tiba itu kopaja lewatin mampang akhirnya gw naik 75 deh. Dan jalan kaki yang jauh untuk sampe kerumah. WUUUUHHHH, cape dan pusing soalnya takut kesasar. Dan ini melupakan semua hari yang indah yang pernah gw rasakan di tahun sebelumnya
Category: 1 komentar

ONE LAST CRY

Category: 0 komentar

Tidak membenci

Apa aku membencinya?

Bodohnya aku yang sempat membenci mu

Sesungguhnya aku tidak membenci mu

Tapi aku mencoba melupkan yang ada

Karena aku tidak tau harus berbuat apa

Karena aku telah memberikan segalanya untuk mu

Hingga aku tidak mampu melupakan kisah yang manis bersama mu

Category: 0 komentar

AKU KATA MU


Aku yang tidak setia , kata mu
Aku yang tidak jujur, kata mu
Aku yang tidak berubah, kata mu
Aku yang mampu mendua, kata mu
Aku yang cemburu, kata mu
Cemohkan saja aku
Aku memang yang terburuk di mata mu
Caci maki saja aku, dihadapan mereka
Hingga puas hati mu
Kau tak melihat betapa perih yang kau ucap tentang aku
Aku hanya diam seribu bahasa, supaya kau bahagia dengan cara mu
Category: 0 komentar

ADAKAH ?

Adakah kata yang cinta yang tertinggal untuk ku?

Adakah rasa rindu yang terpendam dengan ku?

Adakah kata sayang yang ingin kau sampai kan untuk ku?

Adakah masih ada kata setia yang kau ucapkan untuk ku?

Adakah kejujuran yang kau ingin ucapkan untuk ku?

Aku yakin , tak ada satupun kata yang ingin kau sampaikan untuk ku

Category: 0 komentar

Hati yang membeku

Hati ku membeku untuk mu
Tergoreskan luka yang tak akan ada habis bagi ku
Terbuang akan semua mimpi dan angan bersama mu
Disaat kau bahagia, tak sedikitpun aku bersedih
Aku mati rasa melihat kebahagian mu bersamanya
Karena aku tak mencintai mu lagi
Category: 0 komentar

Kehidupan baru

Pagi yang cerah , mengantar kehidupan ku yang baru

Ku ucap kan selamat untuk mu

Buka mata hati untuk hari ini

Temukan kehidupan mu yang tertunda

Karena hari ini adalah hari baru

Category: 0 komentar

Ingatlah hari ini?


Menutup mata untuk melihat di hari ini
Teralu indah untuk di kenang
Terlalu manis untuk dilupakan
Karena waktu telah habis untuk merangkai keindahan
Hanya ada kebahagian semata
Melangkah lah untuk kedepan
Jangan ingat yang lalu ataupun hari ini
Pergilah dan buatlah kebahagian
perjalanan masih panjang
Hapuslah kesedihan dan kedendaman
Maafkan lah yang lalu sehingga luka ku tersembuhkan
Category: 0 komentar

Biarlah memberi dan kamu akan mendapat yang lebih

Apa yang kamu telah berikan yang terbaik untunya itu sudah cukup, tidak memuluk membrikan yang yang lebih . Karena semakin memberi yang lebih suatu saat akan bergantung dan membuat untuk sulit melepaskannnya. Janagan terlalu berharap untuk segala apa pun yang lebih , karena sesuatu yang lebih akan datang ketika tiba-tiba bahkan lebih berarti dari yang diharapkan.
Category: 0 komentar

MALAM JAKARTA

Sinar lampu, memancarkan cahanya di jalan. Lampu mobil, motor, trotoar. Dingin menusuk kulitku yang kecil ketika ku menaiki motor ditengah nya kemacetan yang sering terjadi di IBU KOTA JAKARTA. Padatnya jalanan membuat berebut untuk mendapatkan jalan lebih cepat. Warna merah , kuning dan putih itulah cahaya yang kulihat ketika ku berjalan di tengahnya malan Jakarta. Terlihat bapa tua tertidur didekat warung tenda yang berjualan bebek goreng di perempatan lamu merah. Ada juga anak kecil yang menangis dipangkuan seorang bapa yang berjaga di tempat tambal ban dimana ia mencari uang. Tak heran bila kita dijalan melihat orang bermesraan dimotor, semua memberi keindahan tersendiri ketika melihat Jakarta, seakan tak pernah sepi dan mati akan kejadian yang membuat berkesan. Disaat kemacetan di jalan , berdesakan dengan motor dan mobil . Aku yang naik motor heran , sesama motor saling mendahului dan tidak ada yang mengalah , dan padatnya jalan dipenuhi dengan mobil. DAN HARUS TAU, hanya ada satu orang yang ada didalam mobil . itu sama aja menuhin volume jalan. Dan mereka yang membawa mobil dengan HEBAT nya memberi klason berkali kali di tengah kemacetan. Semua sudah terbiasa terjadi, terjadi di Jakarta
Category: 0 komentar